RSS

Tugas 1 Etika Profesi

13 Mar

Pengertian Etika Profesi

Menurut Kaiser dalam (Suhrawardi Lubis, 1994) Etika profesi merupakan sikap hidup berupa keadilan untuk memberikan pelayanan professional terhadap masyarakat dengan penuh ketertiban dan keahlian sebagai pelayanan dalam rangka melaksanakan tugas berupa kewajiban terhadap masyarakat.

Menurut (Anang Usman, SH., MSi.) Etika profesi adalah sebagai sikap hidup untuk memenuhi kebutuhan pelayanan profesional dari klien dengan keterlibatan dan keahlian sebagai pelayanan dalam rangka kewajiban masyarakat sebagai keseluruhan terhadap para anggota masyarakat yang membutuhkannya dengan disertai refleksi yang seksama

  1. Tuliskan karakter-karakter yang tidak ber-ETIKA dalam kehidupan sehari-hari (beri 5 contoh dan analisa)
  • Melanggar aturan yang telah dibuat.

Orang yang suka melanggar sebuah aturan secara tertulis di suatu tempat umum yang memiliki tanda larangan untuk melakukan suatu hal. Perilaku tersebut amat mengganggu orang lain yang mau mentaati peraturan tertulis yang telah dibuat.

  • Egois atau arogan dalam suatu kondisi.

Dalam suatu kelompok kerja dibutuhkan kerja sama dan kekompakkan satu sama lain tetapi jika ada satu orang saja yang tidak mau mengerjakan tugas dalam kelompok tersebut dengan alasan tidak jelas yang   lebih mementingkan kepentingan diri sendiri, maka orang tersebut dapat dianggap tidak beretika karena tidak ingin dibebani tugas apapun.

  • Berkata kotor pada orang lain.

Orang yang sering berbicara atau mengeluarkan kata kotor kepada orang lain sudah sangat melanggar etika dalam kehidupan sehari-hari. Perkataan kotor dapat memicu terjadinya pertengkaran yang akan merusak norma dalam kehidupan bermasyarakat.

  • Suka mengambil barang orang lain.

Orang yang selalu mencari-cari kesempatan disaat orang lain lengah untuk mengambil barang yang bukan miliknya merupakan salah satu karakter orang yang tidak beretika.

  • Tidak tahu sopan santun.

Berlalu-lalang di depan orang lain tanpa mengatakan sapaan hormat adalah ciri dari orang yang tidak memiliki etika. Saling menghormati sesama dalam bentuk sapaan merupakan ciri dari masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan khususnya dalam kehidupan bermasyarakat.

  1. Tuliskan aktivitas tidak ber-ETIKA profesional dalam bekerja sebagai seorang sarjana Teknik Industri.
  • Tidak bertanggung jawab dalam menjalankan tugas

Seorang pekerja dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai profesional harus senantiasa menggunakan pertimbangan moral dan profesional dalam semua kegiatan yang dilakukannya. Jika tidak, maka dianggap tidak memiliki etika professional.

  • Tidak mengikuti peraturan

Seorang pekerja tidak dapat mengikuti peraturan perusahaan tsb, maka dianggap tidak memiliki etika professional, karena setiap perusahaan pasti memiliki peraturan-peraturan yang wajib dilaksanakan.

  • Korupsi

Sebagai seorang sarjana teknik industri dan lainnya aktivitas ini sebaiknya tidak untuk dilakukan, karena tindakan korupsi akan merugikan banyak pihak.

  • Tidak Memperhatikan Keselamatan Kerja

Sebagai pekerja sebaiknya memperhatikan keselamatan kerja untuk memberikan keamanan kepada pekerja pada saat mereka melakukan pekerjaannya. Pekerja yang tidak memperhatikan keselamatan kerja akan dapat membahayakan keselamatan dia pada saat bekerja. Contoh : Tidak memakai helm keselamatan.

  1. Jelaskan pentingnya memahami etika profesi untuk Sarjana Teknik Industri.

          Etika Profesi adalah suatu tindakan refleksi atau self control dalam pekerjaan yang dilakukan untuk kepentingan sosial atau sendiri dalam suatu bidang keahlain tertentu. 3Etika profesi sangat penting dalam bidang keteknikan dikarenakan suatu profesi harus mempunyai tanggung jawab, keadilan, dan otonomi. Oleh karena itu, Etika profesi menjadi penting karena menjadi atribut pembeda yang membedakan antara manusia dengan mahluk hidup yang lainnya. Selain itu, pentingnya untuk lebih menghayati Kode Etik Profesi Sarjana Teknik Industri dan Manajemen Industri Indonesia dalam operasionalisasi sesuai bidang masing-masing, dan sadar sepenuhnya akan tanggung jawab sebagai warga negara maupun sebagai sarjana, akan panggilan pertumbuhan dan pengembangan pembangunan di Indonesia maka kami Sarjana Teknik Industri dan Manajemen Industri bersepakat untuk lebih mempertinggi pengabdian kepada Bangsa, Negara dan Masyarakat.

  1. Jelaskan dan uraikan organisasi profesi yang relevan untuk Prodi Teknik Industri selain PII.
  • IIE (Institute of Industrial and System Engineering)

Institute of Industrial Engineers (IIE) adalah lembaga profesional yang berdedikasi semata-mata untuk mendukung profesi teknik industri dan individu yang terlibat dengan meningkatkan kualitas dan produktivitas. Lembaga ini didirikan pada 1948 dan disebut American Institute of Industrial Engineers sampai 1981, ketika nama ini diubah untuk mencerminkan basis keanggotaan internasionalnya. Anggota termasuk mahasiswa baik dan kaum profesional. IIE menyelenggarakan konferensi regional dan nasional tahunan di Amerika Serikat. IIE bermarkas di Amerika Serikat di Norcross, Georgia, pinggiran yang terletak di timur laut Atlanta.\

  • ISTMI (Ikatan Sarjana Teknik Industri dan Manajemen Industri Indonesia)

ISTMI sebagai organisasi profesi dari disiplin Ilmu Teknik Industri (TI) dan Manajemen Industri (MI) di Indonesia lahir pada tanggal 22 Nopember 1986 di Jakarta. Kelahiran organisasi ini didasari atas pertimbangan bahwa profesi TI dan MI telah diterima di kalangan yang sangat luas sejak masuknya disiplin sekitar 16 tahun sebelumnya. Keberadaannya sudah menembus batas-batas konvensional keteknikan atau keindustrian.

  • BKSTI (Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Teknik Industri Indonesia)

Didirikan pada tanggal 9 Juli 1996 di Aula Barat ITB yang dihadiri oleh perwakilan lebih dari 100 perguruan tinggi. Tujuan pendirian BKSTI ini (lihat Anggaran Dasar BKSTI) adalah memantapkan dan meningkatkan mutu serta relevansi pendidikan tinggi Teknik Industri di Indonesia, menampung dan mencari penyelesaian permasalahan dalam peyelenggaraan pendidikan tinggi Teknik Industri, mengakomodasikan kerjasama antar anggota BKSTI dalam kegiatan pertukaran informasi dan penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta menjadi mitra Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan stakeholderlainnya dalam bidang pendidikan tinggi Teknik Industri

Sumber : : http://furuhitho.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/31549/ETIKA+PROFESI+teknik+industri+2.pdf

https://naynaimah.wordpress.com/2015/03/05/tujuan-dan-manfaat-mempelajari-etika-dan-kode-etik/

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 13, 2016 in Ilmu Budaya Dasar

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: